
Salah satu Pembicara dalam STuPAA sedang mempresentasika karyanya
Jumat, 11 November 2015 bertempat di gedung E12 Llantai dasar (Ruang Seminar) telah berlangsung Seminar Terbuka Proyek Akhir Arsitektur (STuPAA). Seminar yang diselenggarkan oleh KMA Arsitektur Unnes ini adalah seminar terbuka perdana. Pembicara dalam seminar ini adalah mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam pendadaran desain atau sidang terbuka Desain Proyek Akhir Arsitektur. Ada beberapa pembicara dari angkatan 2010 hingga 2012 dalam STuPAA ini. Pembicara yang pertama adalah Ida Rahmawati dengan judul "Pusat Informasi dan Promosi Kesenian Wayang Kulit di Surakarta" . Selanjutnya adalah Ichwan Fuadi Ali P dengan judul "Pengembangan Museum Bahari Jakarta dengan Penekanan Desain Arsitektur Ekspresi Bentuk". Pembicara yang ketiga Anita Suliswati. "Pusat Peragaan Iptek di Kota Semarang dengan Penekanan Desain Arsitektur High-Tech". Setelah itu dilanjutkan oleh Fajri Erdianto. "Museum Pertempuran Lima Hari di Semarang dengan Pendekatan Infill Desain pada Kawasan Monumen Tugu Muda" . Pembicara yang kelima Taufik Hidayatulloh. "Khat Center di Kudus dengan Penekanan Desain Arsitektur Kontemporer" Dilanjutkan dengan pembicara keenam Annica Etenia. "Pusat Ice Skating di Kota Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Metafora". Serta pembicara ketujuh yakni Muhammad Sulthon. "Redesain Museum Purbakala Patiayam Kudus dengan Pendekatan Desain Arsitektur Regionalisme" dan terakhir adalh Ridho Rahmansyah dengan judul "Kampung Bunga Vertikal di Kota Semarang.

Audien sangat antusias memperhatikan seminar hari ini
Seminar yang diikuti oleh mahasiswa dari angkatan 2011-2016 ini harapannya memberikan gambaran tentang proses pelaksanan Proyek Akhir Arsitektur. Selanjutnya akan diselenggarakn STuPAA bagian 2 dan seterusnya.


