Showing posts with label karya mahasiswa. Show all posts
Showing posts with label karya mahasiswa. Show all posts

Sunday, March 12, 2017

Kuliah Umum Lighting System Bekerja Sama dengan Artolite

Posted by Unknown On 10:46 PM



Pembukaan kuliah umum oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik, Bapak  Dr. I Made Sudana, M.Pd
.
Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Negeri Semarang menggelar kuliah umum dengan tema Lighting System yang diisi oleh Artolite. Kuliah umum ini diselenggarakan pada hari Kamis, 02 Maret 2017 bertempat di Ruang Seminar, Gedung Dekanat Lantai 3, Fakultas Teknik Unnes. Kegiatan kuliah umum diawali dengan pembukaan, sambutan oleh Teguh Prihanto, S.T., M.T., selaku Koordinator Program Studi Teknik Arsitektur, lalu dibuka oleh Dr. I Made Sudana M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang I dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Jibel selaku perwakilan dari Artolite.
Kegiatan kuliah tamu terbuka untuk umum. Materi kuliah tamu berupa sistem pencahayaan buatan, jenis-jenis lampu, hingga pemanfaatan sistem pencahayaan buatan yang ramah lingkungan pada bangunan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, lalu dilanjutkan pemasangan instalasi lampu pada ruang laboratorium Fisika Bangunan di gedung E12 sebagai sarana mahasiswa mata kuliah Fisika Bangunan yang diampu oleh Moch Fathoni Setiawan ST., M.T., untuk mengenali lebih dalam mengenai pencahayaan buatan serta pengaplikasiaannya pada bangunan.

Foto bersama para dosen Arsitektur Unnes dengan Artolite

Selain itu, Program Studi Arsitektur Unnes juga melakukan kerjasama dengan Artolite sehingga kegiatan semacam ini dapat dilakukan kembali, baik untuk event maupun pada perkuliahan dalam kelas.

Saturday, March 11, 2017

Sthapatya Veda Touring and Explore Goes to Yogyakarta

Posted by Unknown On 8:13 PM

Kegiatan Sthapatya Veda Touring and Explore  atau yang biasa disingkat Syntax 2017 dari KMA UNNES kali ini mengangkat tema arsitektur masyarakat dengan mengunjungi karya mendiang Y.B Mangunwijaya atau yang lebih dikenal Romo Mangun yang berada didaerah sekitar Kulon Progo, Jogja. Destinasi yang cukup jauh dan melelahkan dibanding Syntax tahun lalu tetapi semua lelah terbayarkan dengan hasil ilmu dan pemandangan yang didapat,dimulai dari persiapan matang oleh panitia Syntax Arsitektur angkatan 2014 dan 2015. Telah ditentukan tanggal tepatnya 22-23 Februari 2017 kegiatan dilaksanakan dengan jumlah peserta 65 mahasiswa angkatan 2012,2014,2015 dan 2016 serta dibagi menjadi 3 kelompok, didampingi oleh satu dosen pembimbing dengan membawa 2 safety car untuk keadaan darurat ketika diperjalanan, tepat pukul 08.30 WIB secara berurutan dari kelompok pertama berangkat dari UNNES dan dilepas oleh Koorprodi Arsitektur UNNES Bapak Teguh Prihanto, S.T., M.T. , serta tiap kelompok diberi selang waktu 10 menit agar tidak rancu diperjalanan.
Untuk destinasi Pertama kami mengunjungi Museum Gunung Merapi di daerah Kali Urang, Yogyakarta. Kunjungan kami ke Museum tersebut bertujuan agar kami lebih dapat menghargai alam dan sekitarnya serta mengetahui lebih dalam sejarah Gunung Merapi, ketika berada di museum tersebut kami didampingi oleh salah satu tour guide dari pihak museum dan kami diajak untuk menonton film sejarah Gunung Merapi dari dahulu hingga sekarang.
Penyerahan kenang-kenangan oleh Bapak Dimas Wicaksono, S.T., M.Eng. (Pengamping mahasiswa) kepada pengelola Museum Gunung Merapi

Kami melanjutkan perjalanan menuju Dinamika Edukasi Dasar didaerah Kuwera Yogyakarta, tidak lain merupakan karya Romo Mangun sekaligus rumah tinggal Romo Mangun pada jaman dahulu,disana kami diberikan materi oleh pengelola Dinamika Edukasi Dasar tersebut, mengenai sejarah karya Romo Mangun hingga Karya-Karya Romo Mangun yang sangat luar biasa. Kami mengambil banyak ilmu dari tempat tersebut baik untuk para mahasiswa awal maupun akhir.
Setelah kami menikmati karya Romo Mangun,tepat pukul 17.30 kami melanjutkan perjalanan menuju penginapan kami tepatnya berada di Pantai Goa Cemara sebagai Destinasi untuk istirahat dan berkumpul bersama ketika malam hari. Setelah semalam kami menginap didaerah Pantai Goa Cemara kami melanjutkan perjalanan dihari kedua menuju Sendang Sono dengan estimasi waktu hampir tiga jam, masih seputar karya Romo Mangun didaerah Kulon Progo. Sendang Sono merupakan tempat ibadah bagi agama Khatolik sehingga disana kami harus menjaga keheningan didaerah Sendang Sono.Didaerah Sendang Sono sendiri kami berpencar satu sama lain, ada yang melakukan sketch, fotografi hingga beristirahat mengingat perjalanan jauh yang kami tempuh tentu menguras tenaga.Beberapa spot didaerah Sendang Sono yang kami abadikan, sangat kental dengan nuansa tempat peribadahan bagi kaum Agama Khatolik yang memiliki ciri khas desain Romo Mangun yang sangat apik dan luar biasa serta mempunyai makna yang dalam.

Friday, December 23, 2016

Pameran KKL Arsitektur 2016

Posted by rihants On 5:34 AM

Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Negeri Semarang menggelar Pameran KKL (Kuliah Kerja Lapangan) 2016. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan akademik publikasi dan laporan hasil KKL yang dilaksanakan oleh Angkatan 2013+. Bertempat di Gedung E12 Lt 1 (R.111) Kampus Arsitektur – Fakultas Teknik, pameran berlangsung pada 22 – 23 Desember 2016 dengan mengusung 2 tema, yaitu “The Architecture Exploration of Nusantara” yang memamerkan hasil KKL dari Kampung Werebo (NTT) dan Desa Penglipuran (Bali). Sedangkan tema kedua adalah “Vision of The Future Architecture” yang memamerkan hasil KKL dari Malaysia dan Singapura. Eksplorasi KKL telah dilaksanakan pada 14 – 20 November 2016 untuk area NTT dan Bali, serta 21 – 25 November 2016 untuk area Malaysia dan Singapura. 
 

Pameran kali ini tidak hanya menampilkan dokumentasi kegatan KKL, namun juga dipamerkan beragam model bangunan dan kawasan yang menggambarkan kondisi lapangan dari rumah adat sampai bangunan modern. Tersedia juga photo booth sebagai area berfoto dengan latar belakang sketsa Kampung Waerebo dan juga Kota Kuala Lumpur – Singapura. Pengunjung pameran terbuka bagi khalayak akademisi dan umum, dangan pintu utama pameran dapat melalui jalan di belakan Dekanat FT UNNES.


Saturday, November 12, 2016

STUPAA, SEMINAR TERBUKA PROYEK AKHIR ARSITEKTUR PERDANA DIGELAR

Posted by Unknown On 7:53 AM




Salah satu Pembicara dalam STuPAA sedang mempresentasika karyanya

Jumat, 11 November 2015 bertempat di gedung E12 Llantai dasar (Ruang Seminar) telah berlangsung Seminar Terbuka Proyek Akhir Arsitektur (STuPAA). Seminar yang diselenggarkan oleh KMA Arsitektur Unnes ini adalah seminar terbuka perdana. Pembicara dalam seminar ini adalah mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam pendadaran desain atau sidang terbuka Desain Proyek Akhir Arsitektur. Ada beberapa pembicara dari angkatan 2010 hingga 2012 dalam STuPAA ini. Pembicara yang pertama adalah  Ida Rahmawati dengan judul  "Pusat Informasi dan Promosi Kesenian Wayang Kulit di Surakarta" . Selanjutnya adalah Ichwan Fuadi Ali P dengan judul "Pengembangan Museum Bahari Jakarta dengan Penekanan Desain Arsitektur Ekspresi Bentuk". Pembicara yang ketiga Anita Suliswati. "Pusat Peragaan Iptek di Kota Semarang dengan Penekanan Desain Arsitektur High-Tech". Setelah itu dilanjutkan oleh Fajri Erdianto. "Museum Pertempuran Lima Hari di Semarang dengan Pendekatan Infill Desain pada Kawasan Monumen Tugu Muda" . Pembicara yang kelima Taufik Hidayatulloh. "Khat Center di Kudus dengan Penekanan Desain Arsitektur Kontemporer" Dilanjutkan dengan pembicara keenam Annica Etenia. "Pusat Ice Skating di Kota Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Metafora". Serta pembicara ketujuh yakni Muhammad Sulthon. "Redesain Museum Purbakala Patiayam Kudus dengan Pendekatan Desain Arsitektur Regionalisme"  dan terakhir adalh Ridho Rahmansyah dengan judul "Kampung Bunga Vertikal di Kota Semarang.

Audien sangat antusias memperhatikan seminar hari ini

Seminar yang diikuti oleh mahasiswa dari angkatan 2011-2016 ini harapannya memberikan gambaran tentang proses pelaksanan Proyek Akhir Arsitektur. Selanjutnya akan diselenggarakn STuPAA bagian 2 dan seterusnya.




Sunday, October 9, 2016

TEKNIK ARSITEKTUR UNNES BERPARTISIPASI DALAM FESTIVAL BAMBOO BIENALLE 2016 DI SOLO

Posted by rihants On 4:57 PM


 
Sebanyak 13 mahasiswa Teknik Arsitektur terlibat dalam festival Bamboo Bienalle 2016 di Kota Solo. Event yang diselenggarakan setiap 2 tahun ini berlokasi di Benteng Vastenburg. Berkolaborasi dengan Ary Indra (arsitek dari Aboday Jakarta), tim membuat bentuk desain berkonsep “kwangwung”. Kwangwung adalah jenis hama yang menyerang jenis palem-paleman seperti kelapa, sawit, kurma, palem hias lainnya.Sejumlah mahasiswa mahasiswa juga terlibat dalam pengerjaan karya arsitek lain, antara lain: Yu Sing dan Budi Pradono. Sebelum ajang pameran digelar pada 8 – 30 Oktober 2016, sebelumnya mereka mengerjakan instalasi bambu dari 19 – 26 September 2016. Kegiatan mahasiwa mendapat dukungan dari Fakultas Teknik UNNES bidang kemahasiswaan dalam bentuk bantuan dana.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas karya mahasiswa dan Ary Indra, hadir pula pada malam pembukaan pameran (8 Oktober 2016) Dosen dan Korprodi Teknik Arsitektur sekaligus menyerahkan kenang-kenangan kepada Ary Indra 3 buah buku karya Tugas Akhir dan Perancangan Arsitektur Mahasiswa Teknik Arsitektur.
Banyak karya arsitek yang dipamerkan sebagai bentuk apresiasi pada material bambu yang menjadi salah satu tanaman khas Indonesia. Festival ini didukun oleh Badan Ekonomi Kreatif (BE KRAF) dan Pemkot Surakarta.







Wednesday, September 21, 2016

Ke Hongkong, Mahasiswa Arsitektur UNNES Ikuti Konferensi Arsitektur Asia

Posted by Unknown On 12:34 PM



Mahasiswa Teknik Kembali akan berpartisipasi dalam kegiatan Internasional, Dalam Student Jambore ARCASIA yang diwakili oleh Naufal Al Hijri (5112414012) delegasi Mahasiswa Arsitektur Universitas Negeri Semarang. Dalam Acara Dwi-Tahunan yang akan diadakan di Hongkong Convention and Exhibition Centre.

Student Jambore ARCASIA Hongkong tersebut akan berlangsung selama lima Hari yaitu pada tanggal 26 September – 3 Oktober 2016 dan diikuti oleh peserta dari berbagai negera se-ASIA dan 33 Delegasi Mahasiswa Arsitektur Indonesia dari berbagai Universitas di Indonesia. Student Jambore ARCASIA Hongkong akan menjadi Ajang pertemuan Sekaligus Konfrensi Mahasiswa Arsitektur Asia, dalam Acara ini juga Delagasi Indonesia akan menampilkan kebudayan Indonesia serta Ajang Kompetensi Sketsa Internasional. Selain itu, Delegasi dari Indonesia juga akan mempresentasikan “Design Strategy For Sustainable Living In Urban Context Indoneisa, yaitu memperkenalkan bangunan vernakular Indonesia sebagai strategi desain yang berkelanjutan dalam pembangunan di Indonesia.

Thursday, September 15, 2016

Pentingnya Menjaga Kearifan Lokal Arsitektur Rakyat

Posted by Unknown On 2:32 PM


(Ir. Eko Agus Prawoto M.Arch, IAI saat memberi kuliah umum)

Kamis, 15 September 2016 bertempat di Function Room Gedung Dekanat Fakultas Teknik Lantai 3 telah berlangsung Kuliah Umum dengan tema “Mendalami Kearifan Lokal Arsitektur Rakyat”.  Acara kuliah umum ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, Dr. Nur Qudus, M.T. Dalam sambutannya, dekan berharap acara seperti ini dapat digelar rutin setiap semesternya. Sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan yang tidak didapat oleh mahasiswa dibangku perkuliahan. Pembicara dalam kuliah umum ini adalah Ir. Eko Agus Prawoto M.Arch, IAI., yang juga seorang dosen FAD UKDW Yogyakarta dan praktisi arsitektur. Dalam kuliah umum ini, Eko Prawoto memberi first statement-nya yang mungkin jarang didengar oleh para audien yang hadir mengenai pendapatnya tentang arsitektur.  Beliau berkata “Menjadi seorang arsitek harus siap untuk kesepian, berjalan sendiri dan harus siap untuk eksis dengan karya disegala kondisi meski tanpa apresiasi sekalipun”.


(Foto Bersama pembicara, dosen, korprodi arstektur dan kajur teknik sipil setelah kuliah umum)

Eko Prawoto membuka mata kita tentang arsitektur lokal yang ada di sekitar kita. Kearifan lokal masyarakat Indonesia yang tanpa kita sadari membentuk arsitektur rakyat yang menjadi budaya di masyarakat. Aspek budaya itu sangat penting karena di situ sumber nilai-nilai. Akar pemahaman tentang sustainability sudah built-in dalam budaya itu. Indonesia dan ragam budayanya yang kaya mengajarkan banyak tentang hal itu. Namun, pada saat yang sama, budaya tersebut berangsur-angsur menghilang. Eko Prawoto juga mengajak kita semua untuk menghargai alam di sekitar kita.


Thursday, August 18, 2016

Alika Mahasiswa Arsitektur Angkata 2014, Juara 2 PAPIKA FT Unnes 2016

Posted by Unknown On 10:30 AM


Selasa, 16 Agustus 2016 bertempat di Ruang Pertemuan lantai 3 Dekanat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang telah dilaksanakan pemilihan PAPIKA (Putra Putri Kampus) FT Unnes. Acara yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali ini memiliki serangkaian panjang mulai dari seleksi tingkat jurusan dan seleksi ditingkat fakultas seperti seleksi minat dan bakat, kemampuan berbahasa Jawa dan berbahasa Inggris. Pemilihan PAPIKA 2016 tingkat Fakultas Teknik ini mengambil tagline PAPIKA Unnes B3-NICER (Brain, Beauty, Behaviour, Nationality, Integrity, Cultural, Entertaining, Religious). Pemilihan ini diikuti masing-masing 2 pasang putra dan putri dari 5 jurusan yang ada di Fakultas Teknik Unnes.


Sesi Penyerahan Hadiah Oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan
Berikut adalah hasil dari Pemilihan PAPIKA FT Unnes 2016.
Juara 1: M.Fariz Fauzan (Teknik kimia) ~ Nurlailatun Nikmah (PKK)
Juara 2: Randika Prasetya (Teknik Mesin) ~ Alika Budi S (Teknik Sipil)

Juara 3: Fadhil Azzam (Teknik Elektro ~ Yoana Anestia P (Teknik Elektro)
Foto Bersama Setelah Penyerahan Hadiah Bagi Para Pemenang

Alika Budi S sendiri merupakan mahasiswa Teknik Arsitektur angkatan 2014. Untuk 2 pasang jurara 1 dan juara 2 berhak mewakili Fakultas Teknik di ajang Pemilihan PAPIKA tingkat universitas pada Bulan Oktober mendatang. Selamat untuk Alika dan selamat berjuang di tingkat universitas. Semoga dapat menginspirasi yang lainnya untuk berkarya.

Monday, August 8, 2016

MAHASISWA ARSITEKTUR UNNES HARAPAN 1 LOMBA DESAIN RUANG TERBUKA HIJAU DI BUNDARAN WARU SURABAYA

Posted by Dimas On 2:14 PM

Mahasiswa Arsitektur UNNES angkatan 2012, Rofian Miftakhul Akhya mengikuti Design Challenge Cipta Karya 2016 di Jawa Timur, dengan tema Lomba Desain Ruang Terbuka Hijau di Bundaran Waru sebagai Gerbang Kota Surabaya, yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur bersama dengan Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia Daerah Jawa Timur. Lomba ini diikuti oleh sekitar 85 peserta dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, dan diseleksi oleh juri yang berlatar belakang dari akademisi dan praktisi yaitu :
 Ir. I Gusti Ngurah Antaryama,Ph.D (Ketua Juri)
2.       Ririn dina Mutfianti, S.T.,M.T (Juri Sekretaris)
3.       Dr.Ir.Maria Immaculata Hidayatun,M.A (Juri Anggota)
4.       Ir.Sugeng Gunadi, MLA.,IAI.,IALI (Juri Anggota)
5.       Zaky Umara,S.T.,M.A(LA).,IAI.,IALI (Juri Anggota)
Dari sekian peserta yang mendaftar dan mengirimkan karya, dipilih 10 karya terbaik menjadi 10 nominator untuk di presentasikan di babak final. Untuk persiapan babak final, kesepuluh peserta mengikuti acara Technical Meeting di ruang meeting lt. 2 UPT Informasi Teknologi Bangunan Perumahan Dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur. Setiap peserta di wajibkan untuk membuat maket presentasi skala 1:500 yang akan digunakan untuk pameran dan presentasi final.

Pada hari kamis, 4 Agustus 2016 di ICBC Center Square Ballroom Surabaya lantai 3, ke sepuluh peserta mempresentasikan hasil karya masing-masing. Registrasi ulang peserta di mulai pada pukul 16.00 WIB dan presentasi dimulai pada pukul 17.00 WIB.
Konsep yang ditawarkan oleh peserta adalah gerbang kota yang diwujudkan di ruang terbuka hijau Bundaran Waru diharapkan dapat menjadi penanda akses masuk menuju Kota Surabaya. Melalui pendekatan nilai historis dan konstekstual kota surabaya sehingga dapat meningkatkan kualitas visual lingkungan sekitarnya dan memunculkan identitas Kota Surabaya.


Hasil dari total poin penjuarian, maka ditetapkan pemenang yaitu juara 1 dari Universitas Indonesia, juara 2 dari Universitas Parahyangan, juara 3 Universitas Brawijaya, juara favorit dari Universitas Indonesia. Dari total poin hasil penjurian urutan satu sampai kesepuluh, Universitas Negeri Semarang meraih Harapan 1.

Sunday, December 20, 2015

Live, Work, and Play Menjadi Tema Pameran KKL Singapura Kali ini

Posted by Unknown On 1:47 AM


Pada tanggal 17-18 Desember 2015 telah dilaksanakan Pameran KKL Singapura 2015. Pameran yang bertempat di gazebo E2 ini secara resmi dibuka oleh Bapak Drs. Wirawan Smbodo, M.T. Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Dalam sambutannya, Bapak Wirawan menyampaikan bahwa KKL yang diinisiasi oleh Program Studi Arsitektur Unnes ini sudah sangat bagus.

“Harapannya pada masa mendatang, tidak hanya KKL yang di luar negeri.  Akan tetapi bisa merambah ke PKL (Praktek Kerja Lapangan, red) yang bekerja sama dengan instansi di luar negeri.” Pungkasnya. Beliau juga menyampaikan untuk meningkatkan akreditasi sebuah program studi dapat ditingkatkan dengan lebih aktif lagi mengikuti kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan baik tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Ketua Panitia pameran, Bayu Agus Tritunggal menyampaikan bahwa pameran KKL ini dilaksanakan sebagai rangkaian dari acara kegiatan KKL Mahasiswa Arsitektur Unnes angkatan 2012 yang dilaksanakan di Singapura pada tanggal 16-19 November 2015. Sebanyak 13 objek yang dikunjungi dan akan dipamerkan dalam Pameran KKL Singapura ini terbagi menjadi 3 jenis, yakni work, play, dan life yang sesuai dengan slogan pengembangan Negara Singapura. Destinasi kategori Work adalah Orchard Road, URA (Urban Redeveopment Authority), WOHA  Architect’s, Marina Barrage. Sedangkan destinasi kategori play adalah Merlion, Handerson Wave,  Esplanade, Sentosa Island, Marina Bay, Gardens by the Bay. Sedangkan destinasi kategori live adalah Bugis Street, Kampong Glam, Litle India. Selain itu juga sebagai wadah sharing bagi adik tingkat 2013 - 2015 yang akan melaksanakan KKL diperiode mendatang.


Pada hari kedua diisi oleh open sharing Tugas Akhir yang dibawakan oleh TA periode 3 yakni Idham Kholid Muchibi dan Mohamad Arizal Sidqi dengan tugas TA tentang perencanaan mangrove park sebaga sarana edukasi dan wisata di Pantai Worosari Demak dan Perencanan Galeri Lamborghini di Kota Surabaya dengan pendekatan arsitektur high tech habit. (muchlis)

Wednesday, December 16, 2015

17-18 Desember 2015 akan Digelar Pameran KKL Singapura 2015

Posted by Unknown On 10:44 AM


17 - 18 Desember 2015 akan digelar Pameran KKL Singapura Arsitektur Unnes 2015 bertempat di Gazebo E2 Fakultas Teknik Unnes. Pameran yang berlangsung 2 hari ini dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan acara ini GRATIS. Selain pameran, juga akan diisi Open Talk tentang tata kota Singapura yang diisi oleh Lulut Indrianingrum, S.T., M.T. yang merupakan dosen arsitektur Unnes serta dihari kedua akan ada Open Sharing Tugas Akhir dari mahasiswa arsitektur Unnes 2011 yang lulus pada Bulan Desember ini.

Pameran KKL ini dilaksanakan sebagai rangkaian dari acara kegiatan KKL Mahasiswa Arsitektur Unnes angkatan 2012 yang dilaksanakan di Singapura pada tanggal 16-19 November 2015. Sebanyak 13 objek yang dikunjungi dan akan dipamerkan dalam Pameran KKL Singapura ini terbagi menjadi 3 jenis, yakni work, play, dan life yang sesuai dengan slogan pengembangan Negara Singapura. Destinasi kategori Work adalah Orchard Road, URA (Urban Redeveopment Authority), WOHA  Architect’s, Marina Barrage. Sedangkan destinasi kategori play adalah Merlion, Handerson Wave,  Esplanade, Sentosa Island, Marina Bay, Gardens by the Bay. Sedangkan destinasi kategori life adalah Bugis Street, Kampoeng Glam, Litle India.








Friday, November 27, 2015

Pertama Kali Digelar, Pameran Arsitektur Unnes Bertajuk “Etalase”

Posted by Unknown On 1:54 PM


Panitia sedang mendampingi salah satu pengunjung pameran

Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes), menyelenggarakan Pameran dan Seminar Arsitektur bertajuk Etalase. Pameran yang pertama kali digelar ini, diselenggaraka pada hari Jumat-Sabtu, 27-28 November 2015, di Gedung Serbaguna Unnes Kelud.

Ketua Panitia Etalase #1 Enggar Rahanung mengatakan, kegiatan pameran dan seminar arsitektur yang digelar pertama kali ini bertujuan untuk memamerkan karya mahasiswa arsitektur Unnes itu sendiri, baik dari tugas studio perancangan, estetika bentuk, struktur konstruksi,hingga tugas akhir mahasiswa arsitektur Unnes yang sudah lulus. Dalam sambutannya, Enggar berharap acara ini dapat rutin digelar setiap tahunnya.

“Selain dua kegiatan utama tersebut, juga terdapat  lomba menggambar dan mewarnai tingkat SD Se-Kota Semarang dengan objek bangunan kuno yang ada di Kota Semarang serta parade akustik. Serta ada juga pameran undangan dari berbagai karya mahasiswa arsitektur se-Jateng dan DIY,” ujarnya, Jumat (27/11).

Ketua IAI Jateng saat memberi sambutan

Dalam acara kali ini juga dimulai kerjasama dengan ditandai memorandum of understanding (MoU) dalam bidang pengembangan pendidikan profesi arsitektur antara Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Jawa Tengah dengan Unnes, yang diwakili oleh ketua IAI Jateng Bapak Satrio Nugroho, M.Si., IAI. dan Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama. Prof. YL. Sukestiyarno, M.Si., Ph.D yang didampingi oleh Kaprodi Arsitektur Unnes, Ir. RM Bambang Setyohadi KP, M.T. dan Dekan Fakultas Teknik Dr. Nur Qudus, M.T.

Monday, November 23, 2015

Belajar dari Negeri Singa Melalui KKL

Posted by Unknown On 6:38 PM

Pada tanggal 16-19 November 2015 yang lalu, sejumlah 68 mahasiswa arsitektur Unnes angkatan 2012 telah melaksanakan Kulah Kerja Lapangan (KKL). Keenampuluh delapan mahasiswa tersebut didampingi oleh 2 orang dosen pembimbing yang ahli dalam bidang arsitektur kota, yakni Ibu Lulut Indrianingrum, S.T., M.T. dan Bapak Prof. Dr. Ir. Saratri Wilonoyudho, M.Si. Pilihan untuk melaksanakan KKL ke Singapura karena negara ini dipandang telah berhasil menata kotanya yang berkelanjutan, liveable, aman, dan  manajemen kota dari berbagai aspek bidang yang bisa dibilang sangat sukses.

Mahasiswa mendengarkan penjelasan dari  Ir. Johannes Widodo, M.Arch., PhD tentang NUS dan tata kota Singapura

Beberapa tempat yang menjadi objek kunjungan ini diantaranya adalah, hari pertama mengunjungi Marina By Sands, Garden by the Bay, dan Bugis Street. Selanjutnya hari kedua dengan objek kunjungan National University of Singapore, URA Centre (Urban Redevelopment  Authority), Henderson Wave Bridge, Orchard Road, Sentosa Island, Wings of Time. Hari kedua adalah hari terpadat dalam kunjungan kali ini. Sedangkan hari ketiga adalah Merlion Park serta Esplanade , WOHA (Biro Arsitek terkenal di dunia), Marina Barrage, dan Little India. Sedangkan hari keempat langsung pulang ke Indonesia dari Bandara Internasional Changi.

Marina Barrage, bukan hanya sekedar bendungan
Berfoto bersama di rooftop Marina Barrage dengan background Marina by Sands

Banyak sekali hal yang dapat diambil dari Negeri Singa tersebut terkait desain bangunan, penataan bangunan, landscaping, hingga hal sederhana seperti perilaku warganya dalam hidup di ruang publik. Salah satu bangunan bagus dan sangat menarik yang dijelaskan kali ini adalah Marina Barrage. Marina Barrage adalah sebuah bendungan di Singapura yang dibangun di mulut teluk, antara Marina bagian Timur dan Marina Selatan. Secara resmi dibuka pada tanggal 1 November 2008. Ini adalah reservoir kelima belas Singapura. Marina barrage terdiri dari 3 lantai. Lantai ketiganya adalah ruang terbuka yang ditumbuhi rumput-rumput serta menjadi ruang terbuka baru di rooftop bangunan. Dari rooftop ini kita dapat memandang lautan di sisi kanan dan reservoir di sisi kiri. Seperti yang dijelaskan oleh guide kami, Mr. Jedung dengan bahasanya yang full in english bahwa Marina Barrage ini mempunyai 3 fungsi, yakni untuk water supply, flood control, dan lifestyle activity seperti olahraga air (kano, perahu balap, perahu layar, dan lain-lain). Marina Barrage ini adalah satu-satunya tempat reservoir air di tengah kota dan juga sudah menjadi sebuah tempat wisata. Yang sangat menarik pada sesi ini adalah adanya peragaan langsung dengan menggunakan diorama bagaimana mengalirkan air laut ke reservoir, bagaimana mengalirkan air dari reservoir ke laut saat muka air laut lebih rendah dari reservoir maupun saat muka air laut lebih tinggi dari reservoir.

Peragaan langsung dengan simulasi jika pada reservoir terjadi hujan

Melaui KKL ini harapannya dapat membua cakrawala mahasiswa tentang dunia luar serta membekali pengetahuan dalam menghadapi Tugas khir (TA) di semester 8 nanti. Selanjutnya setelah pelaksanaan KKL ini akan ada pameran KKL Arsitektur Unnes goes to Singapore,Coming really soon. Tunggu info selanjutnya.

Sunday, September 1, 2013

Terbaik dalam Komputer Grafis 2013

Posted by Unknown On 7:04 AM

Berdasarkan review hasil kegiatan belajar mengajar Mata Kuliah Komputer Grafis (SEMESTER 2), ada 15 mahasiswa yang meraih hasil terbaik. Review meliputi: kinerja perkuliahan, karya UTS, karya UAS dan kedisiplinan. Review dilakukan oleh dosen pengampu: Teguh Prihanto, ST, MT dan Anwar Baihaqi, ST. Adapun nama-nama dan karya mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut:

Rofian Miftakhul A.  (5112412067) = 93


Kurnia Bagus S. (5112412078) = 91


Saif Ihsanudin S. (5112412028) = 89



Koir Nur Huda (5112412023) = 89



Mahfut Mustofa (5112412055) = 88


 
Arum Tegar Dwiokta (5112412025) = 88



Adi Jafar (5112412010) = 88



Mochamad Choerudin (5112412052) = 87



Hanif Amrullah (5112412017) = 87



Gustya Sru Utami (5112412016) = 87


 
Manarul Hidayat (5112412024) = 86



Winda Yuda Y.A.P. (5112412015) = 86



Willa Asmara (5112412046) = 86



Ariqoh Noor F.  (5112412047) = 86



Panji Saputra (5112412057) = 86


Selamat untuk anda semua... hasil yang lain, silakan cek di Sikadu Unnes